Oleh: sururudin | Agustus 27, 2010

URGENSI ILMU DALAM ISLAM

URGENSI ILMU DALAM ISlAM

“Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”(QS.Mujadalah : 19)

Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi ilmu, mendorong pemeluknya untuk menuntut ilmu, mengamalkan ilmu, dan sangat menghormati para guru.Dalam ayat diatas Alloh mengisyaratkan bahwa sebagi muslim hendaknya kita harus giat dalam mencari ilmu apabila kita ingin mendapatkan posisi yang lebih tinggi dihadapan Alloh.

Daam sejarah Islam , kedudukan yang tinggi karena ilmu sudah terbukti, dahulu pada saat kaum muslimin mempunyai komitmen yang sangat tinggi terhadap ilmu(ilmu agama), maka ilmu pengetahuan juga maju dengan pesat.Nama-nama seperti Al Jabbar, Ibnu Sina, Al Razi dan lain-lain tidak asing lagi dimata para ilmuwan dunia.Sehingga pada saat itu dunia islam dijadikan acuan bagi bangsalain daam mempelajari berbagai ilmu pengetahuan.

BELAJAR DAN ETIKANYA

I.Motivasi belajar

Dalam QS.An-Nahl : 78 Alloh berfirman,”Dan Alloh mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan dia memberimu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur”.

Alloh menciptakan manusia lengkap dengan panca indera yang sempurna dengan tujuan agar  manusia itu bersyukur.Tujuan tersebut bisa tercapai dengan car menggunakan panca indera dengan sebaik-baiknya untuk belajar.Karena dari proses belajar manusia dapat mengenal penciptanya, merenungi kebesaran-Nya sehingga akhirnya dia bisa menjadi makhluk yang tunduk (islam).

Begitu pentingnya ilmu sampai rasuluoh SAW pernah bersabda yang diriwayatkan oleh Abu bakar RA; aku pernah mendengar nabi SAW bersabda: Jadilah kamu orang yang berilmu atau penuntut ilmu, atau mustami’nya atau menjadi orang yang mencintainya.Dan janganlah menjadi orang yang kelima sebab kamu akan binasa”: Atha’ berkata ; Mas’ar berkata kepadaku; kau tambahkan golongan kelima kepada kami yang tidak pernah ada diantara kami, yaitu membenci ilmu dan para ahinya”.(HR. Ath Thabrani dan Al-Bazar).

II.Ilmu yang harus dipelajari oeh Setiap muslim

Yusuf Qordhowi berpendapat bahwa ilmu yang wajib dipelajari oleh setiap muslim adalah ilmu yang dibutuhkan dalam masalah agama dan akherat.Adapun dalam masalah agama dia harus mempelajari ilmu-ilmu syariat, yaitu :

  1. Ilmu yang menghantarkan dirinya untuk mengetahui aqidah dengan pengetahuan yang benar dan penuh keyakinan.
  2. Ilmu yang membimbingnya untuk melaksanakan ibadah kepad Tuhan-Nya sesuai dengan syari’at dan batinnya dipenuhi dengan niat yang ikhlas.
  3. Ilmu yang memberitahukan fadhlah-fadhlah (keutamaan) agar selalu dilaksanakan, dan juga memberitahukan radhilah-radhilah (kenistaan) agar selalu dihindari dan dijauhi.
  4. Ilmu yang meluruskan akhlaknya terhadap diri sendiri dan masyarakat sehingga dia bisa membedakanhalal dan haram, yang wajib dan yang tidak.Setidanya yang harus dipeajari oleh seorang muslim ialah mengetahui dasar-dasar agamanya dalam setiap situasi dan keadaan, emudian memperluas pengetahuannya sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan baik.Seorang muslim diwajibkan untuk mempelajari ilmu syari’at, tidak hnay yang berkaitan  dengan ilmu dunia yang dikuasainya ataupun profesnya.Sebagai  contoh seorang dokter harus mengetahui tentang obat-obatan yang haram, ataupun hokum abortus, Atau seorang ahli ekonomi, harus bisa mengetahui mana saja system perdagangan yang termasuk riba yang mungkin tidak dikenal oleh masyarakat awam.

III. Membetulkan niat

Sudah benarkah niat kita dalam menuntut ilmu ?

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa rasulullah Saw. Bersabda :”Barangsiapa mempelajari ilmu yang akan mendatangkan keridhoan Alloh, tapi ia tidak mempelajarinya melainkan hanya untuk mencapai tujuan duniawi, maka ia tidak ada baginya sedikitpun dari bau surga di hari kiamat kelak”(HR.Abu Daud ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al Hakim).

Iv.Faktor-faktor yang penting diperhatikan daam proses mencari ilmu.

a.Kesinambungan belajar

Tidak ada kepuasan dalam belajar dicontohkan pada kisah Musa dan Khidir.Seandainya orang boleh mencukupkan dirinya untuk belajar hanya dengan satu pengetahuan, mak tentu musa AS, tidak akan mengikuti Khidir AS.Oleh Karena itulah kita tetap diwajibkan untuk menuntut ilmu dan memperluas wawasan hingga akhir hayat kita.

b. Sabar menghadapi rintangan dalam menuntut ilmu

Dalam usaha mencari ilmu, para pengembara muslimin menghabiskan waktu berhari-hari berjalan hanya untuk mempelajari sebuah hadits seperti  Jabir bin Abdillah.Untuk masa sekarang hal ini bisa diambil pelajaran, yaitu agar kita selalu bersabar dan gigih dalam mencari ilmu.Selain itu sabar merupakan kunci untuk tidak membuat diri menjadi terlalu stress.

C.Profesional dalam bidangnya

Setiap muslim yang belajar suatu ilmu tertentu, dituntut untuk menguasai ilmu yang dipelajarinya, terutama ilmu-ilmu yang sangat penting bagi kepentingan umat, dan baru sedikit ahlinya.

d.Menghormati dan menghargai Guru

Begitu tingginya kedudukan guru dalm sam, sehingga dikatakan oleh Imam Al Ghazali, “Lebih besar dari hak kedua orang tuaSebab kedua orang tua penyebab keberadaan dan kehidupan dunia yang fana, sedangkan guru adalahpenyebab kehidupan yang kekal.”

Demikian secara ringkas mengenai ilmu, etika menuntut ilmu serta factor-faktor lain yang wajib diketahui bagi para penuntut ilmu.

Sumber : Buku “Etika Dalam mencari ilmu” karya DR.Yusuf Qordowi.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: