SMA 1 Sentolo

Dipublikasi di 1 Desember, Sekolah | Meninggalkan komentar

Kantor Kecamatan Sentolo

Gambar | Posted on by | Meninggalkan komentar

Habib Syekh, Ari Ginanjar di Gor UNY, kamis, 9/2-2017

Dipublikasi di 1 Desember | Tag | Meninggalkan komentar

Wisata madu Klanceng di Sremo, hargowilis, Kokap, Kulon Progo

Wisata madu Klanceng di Sremo, hargowilis, Kokap, Kulon Progo


Jika anda mempunyai minat terhadap madu, anda bisa mengunjungi rumah madu di Sremo, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, D.I.Y.
Ada yang menarik dari produksi madu di lokasi tersebut, bisa membeli langsung kepada pemiliknya, juga bisa langsung membeli bibit lebahnya, sehingga bisa membudidayakan di rumah anda.
Pemilik Rumah Madu tersebut, adalah seorang pengusaha muda bernama BURHANUDIN, yang bisa anda hubungi melalui nomer telepon: 081328445925.
Jenis lebah penghasil madu yang ada lain dari biasanya, bukan apis cerana/tawon dowan namun yang dibudidayakan merupakan jenis lebah TRIGONA atau KLANCENG

Pemilik Wisata Madu Klanceng, Burhanudin,yang ditemui Ahad (20/11-2016)di kediamannya Sremo Lor

1378521_643605699006570_33149381_n

Menceritakan awal mula, dia merintis usaha budidaya lebah trigona/Klanceng.Usaha tersebut berawal dari kisah sedih karena putri kesayangannya yang baru berumur 6 bulan sakit panas, dan saat diminumi obat penurun panas, malah muntah-muntah, kemudian ia cari madu di kebon dan menemukan sarang lebah trigona/klanceng dan diambi

l madunya, terus diminumkan kepada putrinya tersebut, dan Maha benar Alloh dengan segala firmannya, an-Nahl ayat 68-69. Ayat 68 yang artinya :”Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kamu, dan tempat-tempat yang dibikin manusia.ayat 69 yang artinya: “kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)”.Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sungguh, pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kebesaran Alloh) bagi orang yang berfikir.

Pengalaman tersebut menyadarkannya untuk membudidayakan lebah trigona/Klanceng, dan hasilnya luar biasa bermanfaat mengobati berbagai penyakit.Setiap ada permintaan untuk obat maupun minuman suplemen, Burhanudin  berusaha memenuhinya, dan alhamdulillah, omzet perbulannya lumayan bisa buat menambah ekonomi keluarga.

Demikian juga bibit lebahnya laku keras melayani permintaan budi daya baik dari lokal maupun luar kota

Dipublikasi di 1 Desember, Wisata Madu Klanceng | Meninggalkan komentar

Lomba ketoprak Tingkat RT di Tegowanu, Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo

Dalam rangka peringatan Tujuh belas Agustus (HUT) RI ke 71, warga Tegowanu mengambil Tema”Di tengah masyarakat yang beragam mampu mewujudkan dusun yang rukun dan sejahtera yang berbhineka tunggal Ika, dengan menggelar berbagai kegiatan perlombaan seni dan olahraga dan perlombaan seni dan budaya, festival ketoprak antar RT, dan malam pentas seni dan Tirakatan.
Lomba ketoprak tingkat RT diselenggarakan di balai pertemuan Pedukuhan Tegowanu, Kaliagung ,Sentolo, selasa (18/8-2016) berlangsung sangat meriah dan ramai, pengunjung membludak dari dusun Tegowanu sendiri, dan pedukuhan di sekitarnya.Mendatangkan para dewan juri, diantaranya pak widodo camat Sentolo, Suwito AP Lurah Kaliagung dan dinas kebudayaan Kulon Progo.Diikuti dari warga 4 RT, menampilkan kreasi dan drama yang terbaik dari masing-masing RT, dengan gamelan music tradisional Kentongan, maupun kendang. Menghadirkan drama ketoprak yang berbeda-beda.Kreasi ketoprak sederhana dengan peralatan seadanya, termasuk Riasnyapun untuk Alis, jenggot hanya pakai Tip Ex ( penghapus tulisan pena).
RT 21 dengan “lakon Gotong royong membangun desa”, ceritanya terkait kerjabakti yang harus digiatkan baik hari jumat maupun hari minggu,
RT 22, dengan lakon “Rebutan Balung tanpo Isi”, menceritakan dua orang punya tanah, yang satu setuju membangun jalan adapun yang satu tidak setuju, sehingga dirapatkan dengan pak Lurah, pak Dukuh, Pak RT,dan Pak RW .
RT 23 menampilkan lakon “ Subur makmur bumi Nusantoro”, ceritanya terkait bendungan air padepokan Gayam dan kademangan Jalin, wilayah gayam lagi musim padi mratak (berbuah) yang sangat membutuhkan air , tapi ternyata air nggak mengalir, dan setelah ditelusuri ternyata air dibendung warga Jalin, untuk keperluan sehari-hari, baik makan, minum dan mencuci,Pertengkaran rebutan air ini berlangsung ramai dan geger, dan akhirnya diadili di pengadilan kadipaten ,dan akhirnya diputuskan pembagian air, 2 hari dialirkan ke Gayam, dan 2 hari berikutnya ke padepokan Jalin.
RT 24 menampilkan lakon “Rukun agawe santosa crah agawe bubrah” ceritanya yang satu penjual bakso, yang satu penjual soto, penjual bakso berteriak kepada penjual Soto,”Kalau menyembelih ayam, jangan ayam mati” dan hal tersebut memicu kemarahan penjual soto.Dan penjual Sotopun membalas dengan mengatakan “penjual bakso , dagangannya laris karena jalan pedukunan dan memasaknya daging dikasih celana dalam”.Akhirnya keduanya berkelahi, dan didamaikan warga, dan dimusyawarahkan dengan baik, dan masing-masing diberi kesempatan menjelaskan dagangan miliknya.(SRT)

Dipublikasi di Budaya | Meninggalkan komentar

Pengajian Bulan Purnama Dusun Jangkaran, Desa jangkaran

Galeri ini berisi 6 foto.

Galeri | Meninggalkan komentar

Taklim bersama Ustadz Mulyono di Kledekan Lor Jangkaran

Gambar | Posted on by | Meninggalkan komentar