Lomba ketoprak Tingkat RT di Tegowanu, Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo

Dalam rangka peringatan Tujuh belas Agustus (HUT) RI ke 71, warga Tegowanu mengambil Tema”Di tengah masyarakat yang beragam mampu mewujudkan dusun yang rukun dan sejahtera yang berbhineka tunggal Ika, dengan menggelar berbagai kegiatan perlombaan seni dan olahraga dan perlombaan seni dan budaya, festival ketoprak antar RT, dan malam pentas seni dan Tirakatan.
Lomba ketoprak tingkat RT diselenggarakan di balai pertemuan Pedukuhan Tegowanu, Kaliagung ,Sentolo, selasa (18/8-2016) berlangsung sangat meriah dan ramai, pengunjung membludak dari dusun Tegowanu sendiri, dan pedukuhan di sekitarnya.Mendatangkan para dewan juri, diantaranya pak widodo camat Sentolo, Suwito AP Lurah Kaliagung dan dinas kebudayaan Kulon Progo.Diikuti dari warga 4 RT, menampilkan kreasi dan drama yang terbaik dari masing-masing RT, dengan gamelan music tradisional Kentongan, maupun kendang. Menghadirkan drama ketoprak yang berbeda-beda.Kreasi ketoprak sederhana dengan peralatan seadanya, termasuk Riasnyapun untuk Alis, jenggot hanya pakai Tip Ex ( penghapus tulisan pena).
RT 21 dengan “lakon Gotong royong membangun desa”, ceritanya terkait kerjabakti yang harus digiatkan baik hari jumat maupun hari minggu,
RT 22, dengan lakon “Rebutan Balung tanpo Isi”, menceritakan dua orang punya tanah, yang satu setuju membangun jalan adapun yang satu tidak setuju, sehingga dirapatkan dengan pak Lurah, pak Dukuh, Pak RT,dan Pak RW .
RT 23 menampilkan lakon “ Subur makmur bumi Nusantoro”, ceritanya terkait bendungan air padepokan Gayam dan kademangan Jalin, wilayah gayam lagi musim padi mratak (berbuah) yang sangat membutuhkan air , tapi ternyata air nggak mengalir, dan setelah ditelusuri ternyata air dibendung warga Jalin, untuk keperluan sehari-hari, baik makan, minum dan mencuci,Pertengkaran rebutan air ini berlangsung ramai dan geger, dan akhirnya diadili di pengadilan kadipaten ,dan akhirnya diputuskan pembagian air, 2 hari dialirkan ke Gayam, dan 2 hari berikutnya ke padepokan Jalin.
RT 24 menampilkan lakon “Rukun agawe santosa crah agawe bubrah” ceritanya yang satu penjual bakso, yang satu penjual soto, penjual bakso berteriak kepada penjual Soto,”Kalau menyembelih ayam, jangan ayam mati” dan hal tersebut memicu kemarahan penjual soto.Dan penjual Sotopun membalas dengan mengatakan “penjual bakso , dagangannya laris karena jalan pedukunan dan memasaknya daging dikasih celana dalam”.Akhirnya keduanya berkelahi, dan didamaikan warga, dan dimusyawarahkan dengan baik, dan masing-masing diberi kesempatan menjelaskan dagangan miliknya.(SRT)

Pengajian Bulan Purnama Dusun Nglawang, Jangkaran

 

 

Tahun 2015

Ruar biasa pengajian akbar bersama KH Gus Ahmad Muwafiq, sabtu(11-4-2015) didusun Nglawang jangkaran Temon KP,pembaca al-Qur’an Dik Rifna dan berikutnya Ustadz Maknun dari Ponpes Ngrukem, yg bacaannya bagus banget, dihibur oleh adik-adik dari grup hadroh al-Firdaus yang juga santri TPA Bina Arif Jangkaran. kepiawaian Kyai Muda tersebut menceritakan perjalanan Islam di tanah jawa yang penuh perjuangan berat, butuh ilmu dan Kemampuan  yang mumpuni untuk menyebarkan ajaran islam yang rahmatal lil ‘alamin, dimana saat-saat itu merupakan masa kejayaan kerajaan majapahit.KH Gus Ahmad Muwafiq dalam tausiyahnya menceritakan perjuangan dakwah di Nusantara, kala itu Penguasa Turki mengirimkan 1500 Ulama, namun tidak mampu mengislamkan tanah Jawa, dan dikirim kembali seorang Ulama terkenal Syekh subakir yang mampu menaklukkan ilmu-ilmu linuwih masa lalu seperti Pelet, santet, dan lain-lain.Syekh Subakir yang dakwahnya bergerak dari gunung Tidar hingga gunung merapi dan wilayah Yogya hingga menyebar ke seluruh Penjuru Nusantaran melalui keturunan dan murid-muridnya termasuk wali songo, mampu membawa islam yang rahmatal lil ‘alamin, meramu budaya setempat yang telah diilhami oleh agama hindu dan budha diislamkan menjadi budaya islami, seperti lagu Macapat yang menceritakan proses kelahiran hingga kematian atau sangkan paraning dumadi, juga wayang purwo atau wayang kulit sehingga ada tokoh punokawan, semar, petruk, gareng dan bagong

Tahun 2016

Dalam pengajian bulan Purnama di dusun Nglawang, Jangkaran, temon, Kulon Progo, Ahad (24 Juli 2016)panitia menghadirkan KH Zuhruf Anam, atau biasanya dipanggil Gus Anam, Pengasuh Pondok Pesantren di banyumas, Jawa Tengah.
Dalam paparannya Gus Anam menyampaikan bahwa Hakikat kehidupan itu bergerak, berpindah, meninggalkan dunia menyongsong Akherat.Semua makhluk, semua manusia akan mati, orang mlarat akan mati, orang susah akan mati, orang kaya akan mati, pejabat akan mati, santri akan mati, Kyai juga akan mati.Bahkan 70 Tahun kemudian, orang-orang yang ada saat ini juga akan mati, Allohumma firlahum warhamhum wa’afihim wa’fu’anhum.
Dunia itu Cuma sebentar, nggak perlu dibandingkan dengan akherat, dibandingkan aja dengan alam Barzah, dimana orang-orang yang telah mati berada.Dalam surah at-takasur :Alhakumut takatsur hatta zurtumul maqobir…)Alloh menyebut Zurtum atau berkunjung, atau menengok, bahasa Jawanya tilik, Alam barzah ribuan tahun tapi oleh Alloh SWT disebut zurtum, nengok atau tilik atau tuwi.Disebut sebentar itu karena dibandingkan dengan akherat, yang akherat itu tiada temponya atau kehidupan selama-lamanya.Tilik atau nengok itu sebentar karena dibanding dengan akherat.Kehidupan sehari disana sama dengan kehidupan di dunia 150 ribu tahun.
Ali bin Abi thalib menyatakan hidup didunia itu sekelebatan saja.Pernyataan tersebut jika waktu dunia dibandingkan dengan waktu di akherat.Demikian juga jika nikmat dunia dibanding dengan nikmat akherat, hotel bintang lima dibanding surge tidak ada apa-apanya.Nabi Muhammad SAW menyampaikan: krikil surge itu intan permata, mutiara, zabarjud, apalagi di dalam surge.Hadis nabi menyatakan Apa yang belum pernah dilihat mata, apa yang belum pernah di dengar telinga, apa yang belum pernah dirasakan manusia, dan apa yang belum pernah dibayangkan manusia.
Sengsara di dunia seperti tidak punya rumah, hujan tidak ketutupan, panas tidak kepayungan, adem kademen, lemut pirang-pirang.Nikmat di dunia tidak sebanding dengan nikmat diakherat.Susah di dunia tidak sebanding dengan susah di akherat.Bandingan dunia dengan akherat, seperti kalau kita pergi kepantai, lalu jari tangan kita celupkan ke air, maka tetesan-tetesan air di jari itu gambaran dunia adapun akherat adalah air yang ada dilautan tersebut.
Orang yang hatinya hidup akan selalu mementingkan akherat.Pertanyaannya , Bapak-bapak dan Ibu-Ibu yang hadir pengajian kali ini, karena akherat ataukah karena dunia? Coba jika malam ini juga ada undangan bupati, bahwa yang hadir akan diberi uang 5 juta, apakah kira-kira, bapak-bapak dan Ibu-ibu akan memilih pengajian? Jangan-jangan pengajian jadi sepi dan semua mencari uang 5 juta termasuk kyainya juga.Maka Sayyidina Ali mengingatkan pada kita: “Jadilah kamu anak-anak akherat jangan jadi anak-anak dunia”.Karena apa, dunia itu Cuma sebentar, Cuma sementara.Ada malaiikat Sayyaroh kerjanya keliling, muter-muter kemana-mana, ditugasi Alloh mencari orang-orang yang berada di majelis dzikir. Setelah ketemu orang-orang yang berada di majelis dzikir sedang berdzikir.Maka Alloh menanyakan kepada malaikat sayyaroh tadi, apakah orang-orang itu pernah lihat surge, malaikat jawab: belum ya Alloh.Maka Alloh berfirman: engkau wahai malaikat , bahwa engkau akan menjadi saksi, sehingga mereka akan masuk surge.Apapun kesusahan, kesedihan, sakit, jika sabar maka mereka masuk surge.Dan diceritakan bahwa ada seorang laki-laki, yang banyak dosa, tapi malah kesasar ke majelis dzikir, iapun ikut tercatat masuk surge.Pilih mana orang Nglawang, hayooo. Inipun hadis sohih yang tak bisa terbantahkan.Anak dunia itu pecinta dunia, ukurannya ; kalau susah, susahnya urusan dunia atau akherat.Coba pilih Khatam qur’an tujuh kali ataukah dapat mobil tujuh?.syekh Ali Syahrowi :membuat gambar an bandingan surge dan dunia; (1) meminta (2)memberi.
Rumus berkah dunia berkah akherat : (1)Berbakti kepada Alloh SWT (2)Berbuat baik kepada sesame manusia.Setiap perintah sholat biasanya diikuti perintah berbuat baik kepada sesame.contoh; Aqimishola wa atuzzakah, dll.Di masyarakat banyak ditemukan juga; sholatnya iya, zakatnya iya, hajinya iya, tapi kenapa medit ora mari-mari, ora wawuh karo tonggo, karo sedulur congkrah.Agama itu luas bukan saklek, sehingga halal bi halalpun disebut bid’ah, kullu bid’atun dholalatun.Halal bi halal, halal bahasa Arab, bi halal bahasa arab, halal bihalal Indonesia, arabnya jadi hilang.Dan di Arab, maupun Negara islam lainnya, nggak ada lalu disebut bid’ah, itu jelas salah kaprah, itu hablum minannas. Amalan islam itu dapat kemurahan dari Alloh, wudhu dosa berguguran, sholat dosa berguguran, bakda sholat baca tasbih 33x, tahmid 33x, takbir 33x, istighfar maka semua itu menyebabkan dosa berguguran.Alloh itu maha pemurah, sangat pemurah dengan hamba-Nya.Sholat Jumat, maka dosa-dosa hari yang jumlahnya tujuh juga dihapus oleh Alloh, dosa hari senin dihapus, dosa hari selasa dihapus dan seterusnmya.
Demikian juga ketika seseorang sakit dan sabar, maka dosanya dihapus oleh Alloh, sakit gigi, dosanya dihapus oleh alloh, sakit flu dosanya dihapus oleh Alloh, sakit ketika melahirkan juga dihapus dosanya oleh Alloh, dosa-dosa berguguran.Tidak ada orang Islam yang susah, sakit, lalu sabar kecuali dosa-dosanya dihapus oleh Alloh.Rekasane uripmu, sakitmu tak ijoli dosamu dingapuro.Nggolek duwit susah, sabar, diijoli oleh Alloh, dingapuro dosane.Dan yang paling sulit, atau berat itu dosa yang berkaitan dengan hak adam atau manusia, pernah mencaci, mencela, menyakiti, jika tidak minta maaf atau halalnya maka Allohpun sulit mengampuninya.
Ini ada bocoran dari guru saya yang bermimpi ketemu Nabi Muhammad SAW, dan beliau guru saya melihat dibelakang nabi ada orang-orang Indonesia, hidungnya pesek-pesek he he.Guru saya Tanya kepada Nabi, sinten niku kok pesek-pesek, nabi menyatakan sangat senang dengan Indonesia, ikuumat Indonesia sopan santun, andab asor, ramah tamah, mereka mau cium tangan orang tua maupun guru.Kalau ketemu orang Indonesia pasti disambut dengan senyum, apalagi saat halal bi halal ibaratnya menerima tamu, maka Mesem Minkem terus menerus alias senyum terus menerus.Halal bi halal menghapus dosa antar sesame manusia.Ada dalam Riwayat imam nasai dan imam tirmidzi pentingnya baik kepada sesame manusia.
Banyak kisah, ada orang hendak di masukkan ke neraka, namun Alloh melaramgnya, kenapa ? Malaikatpun mencarinya kemana-mana kebaikan orang tersebut dan tak ketemu, akhirnya Alloh sebutkan bahwa orang tersebut sering memberi hutangan pada orang yang membutuhkan dan ia tidak mau menagihnya.Juga ditanyakan kepada nabi tentang seorang wanita yang sholatnya baik, zakatnya baik, ibadahnya baik, tapi dia sering menyakiti tetangga.nabi jawab orang tersebut masuk neraka. HR bukhori.Ada lagi lonte atau PSK pun masuk surge, gara-gara memberi minum anjing yang hamper mati, saat itu dia melihat anjing yang kehausan mau mati, ia pun turun ke dalam sumur dan mengambilkan air dengan sepatunya, dengan kemurahan alloh berkat perbuatannya ia masuk surge.Dilain cerita, ada juga seorang wanita yang masuk neraka karena ia mengurung kucing dan tidak memberi makanan, si kucingpun mati, maka wanita tadi masuk neraka.Anda jika jadi ahli surge, coba saja cari fakir, miskin, janda miskin, dan santuni mereka, maka Allohpun akan menolongnya, diijoli oleh Alloh, dan ingat sedekah tak mengurangi harta karena Alloh akan menggantinya. Banyak kisah dan fakta yang diceritakan oleh orang sholih yang telah membuktikan.