‘Tour de Java’ Akan Singgah di Kulon Progo

Kulon Progo akan menjadi salah satu kota dari 17 kota yang akan disinggahi parade ‘Tour de Java’ yang diadakan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaitun, Brebes. Parade sepeda yang menurut rencana akan dilaksanakan selama 17 hari pada bulan Juni 2008 tersebut akan melibatkan para santri dan karyawan dari Ponpes Al-Zaitun sebanyak 264 orang. Sedangkan Kota Wates yang merupakan pusat kota di Kabupaten Kulon Progo akan menjadi kota ke-13 yang akan menjadi kota tempat singgah rombongan ‘Tour de Java’ pada tanggal 7 Juni 2008.
Demikian dikatakan oleh Ketua Pelaksana tour untuk wilayah Jateng dan DIY, Totok Trihanarto, Senin (12/5) saat audensi dengan Wabup Kulon Progo di ruang rapat Gedung Binangun. Rombongan panitia ‘Tour de Java’ diterima secara resmi oleh Wabup Drs. H. Mulyono bersama dengan Kepala Disbudpar Drs. Bambang Pidekso,MSi, Kepala Bappeda Budi Wibowo,SH, Kakan Humas Drs. H. R. Agus Santosa,MA serta beberapa staf yang lainnya.
“Tour de Java’ akan menempuh jarak sepanjang 2000 km yang akan melewati beberapa kota di Pulau Jawa dan juga Madura. Sedangkan dalam pelaksanaanya, selain singgah peserta dari Tour de Java juga akan memberikan kenang-kenangan kota tempat singgah dengan menanam pohon. “Untuk itu, kami berharap pemkab bisa membantu pelaksanaan even tersebut baik ijin maupun fasilitas yang lain. Karena kami masih kesulitan untuk mendapatkan fasilitas MCK selama kami menginap dan lokasi tempat penanaman pohon,” katanya.
Sementara itu, Wabup Kulon Progo Drs. H. Mulyono menyambut baik dilaksanakannya even yang bertajuk Tour de Java tersebut. Kabupaten Kulon Progo, kata Wabup, bersedia untuk membantu kesulitan berupa penentuan lahan maupun ijin yang saat ini masih menjadi kendala panitia penyelenggara.
Karena Wabup menilai, pelaksanaan Tour de Java merupakan salah satu wujud aksi nyata dari sebuah peringatan. Hal itu, tentunya jauh lebih baik karena akan memberikan manfaat juga terhadap kota tempat singgah rombungan. “Untuk kegiatan seperti menanam pohon, kami akan menyediakan lahan tempat penanaman. Karena sampai saat ini, masih banyak jalan-jalan di Kulon Progo yang masih membutuhkan perindang berupa pohon-pohon keras,” katanya.(udin/dwi)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s