Bahasa Arab Dasar 119: Faidah Idhofah

 

Bahasa Arab Dasar 119: Faidah Idhofah

Faidah:

1. Secara umum, kandungan makna idhofah mempunyai tiga arti:

a. Bermakna مِنْ (dari)

Contoh:

خَاتَمُ حَدِيْدٍ (Cincin besi)

Maknanya adalah,

خَاتَمٌ مِنْ حَدِيْدٍ (Cincin dari besi)

b. Bermakna لِ (milik)

Contoh:

بَيْتُ عَلِيٍّ (Rumah Ali)

Maknanya adalah,

بَيْتٌ لِعَلِيٍّ (Rumah milik Ali)

c. Bermakna فِي (di dalam)

Contoh:

عَذَابُ القَبْرِ (Azab Kubur)

Maknanya adalah,

عَذَابٌ فِي القَبْرِ (Azab di dalam kubur)

2. Apabila mudhof berupa isim yang berakhiran dengan alif, dan mudhof ilaihi berupa ya’ mutakallim, maka ya’ ditulis dengan harakat fathah

Contoh:

يَدَايَ (Kedua tanganku)

Asalnya adalah يَدَانِ sebagai mudhof, nunnya dibuang sehingga bentuknya menjadi يَدَا .

mengingat يَدَا berakhiran alif, maka ketika diidhofahkan kepada ya’ mutakallim menjadi يَدَايَ .

هُدَايَ (Petunjukku)

Asalnya adalah,

اَلْهُدَى dan ya’ mutakallim (ي)

سِوَايَ (Selainku)

Asalnya adalah,

سِوَى dan ya’ mutakallim (ي)

3. Apabila mudhof berupa isim yang berakhiran dengan ya’ dan mudhof ilaihi berupa ya’ mutakallim, maka ya’ ditulis dengan fathah yang ditasdid.

Contoh:

مُدَرِّسِيَّ (Para pengajarku)

Asalnya adalah,

مُدَرِّسِيْنَ dan ya’ mutakallim (ي)

مُحَامِيَّ (Pengacaraku)

Asalnya adalah,

اَلْمُحَامِي dan ya’mutakallim (ي)

مُفْتِيَّ (Muftiku)

Asalnya adalah,

مُفْتِي dan ya’ mutakallim (ي)

Sumber :

http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-119-faidah-idhofah.html diakses tgl 26-3-2011 jam 19.00

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s