Apa Kedudukan ذَا dalam ayat من ذا الذي يشفع عنده

Apa Kedudukan ذَا dalam ayat من ذا الذي يشفع عنده

 

Kalimat ذا dalam bahasa Arab mempunyai beberapa fungsi, diantaranya :

1-ذا berfungsi sebagai isim Isyarat untuk mufrad mudakkar dan seringkali ditambah dengan huruf  lain seperti :

a. Diawali 0leh Huruf  Tanbih (هَا) menjadi هَاذَا   atau ditulis dengan bentuk   هذَا yang sering diartikan “ini“.

b. Diakhiri dengan huruf Khithab (ك) menjadi  ذَاك yang sering diartikan “itu“, dan isim isyarat ini digunakan untuk menunjuk sesuatu yang jaraknya dekat.

c. Diakhiri dengan huruf Lam lil Bu’di (ل) dan huruf Khithab  (ك) menjadi ذلك dan diartikan “itu” yang digunakan untuk menunjuk sesuatu yang letaknya jauh.

2-ذا berfungsi sebagai salah satu dari Asma’ul Husna dan suka diartikan “memiliki“, ذا sebagai bagian dari Asma’ul Husna termasuk kedalam kelompok isim Mu’rob dan mempunyai tiga kondisi perubahan, yaitu :

a. Marfu, dalam keadaan ini bentuknya adalah ذو , seperti dalam ayat :

ذو العرش المجيد  (surat al-Buruj : 15)

b. Manshub, dalam keadaan  ini bentuknya adalah  ذا , seperti dalam ayat :

من ذا الذي يشفع عنده إلا بإذنه  (surat al-Baqarah : 255)

a. Majrur, dalam keadaan ini bentuknya adalah ذي  , seperti dalam ayat :

ذي قوةٍ عِنْد ذي العرش مكين  (surat at-Takwir : 20)

والله أعلم

Demikian jawaban untuk : abu ziad <abu.ziy4_darrawi@yahoo.co.id, bila masih ada yang belum jelas dengan senang hati kami akan membahas kembali.

Sumber :

http://www.pesantrenpajagalan.comdicopi tgl 23-5-2011 jam 17.00 wib

Iklan