Apakah ” إذا ” Huruf atau Isim ?

Apakah ” إذا ” Huruf atau Isim ?

1. Pengertian إذا

Bila suatu hari ada orang yang bertanya kepada kita dengan pertanyaan , “   إذا itu bentuk isim ? fi’il ? atau Huruf ?, maka terkadang orang akan bingung menjawabnya, karena kalau hanya mengandalkan arti saja tidak akan cukup untuk menentukan jenis kalimatnya.

إذا itu sering diartikan bila, apabila atau jika. Bila melihat artinya maka orang akan menjawabnya huruf, dan jawaban ini tentu saja belum benar, sebab إذا itu jenisnya adalah isim dan huruf, kenapa demikian ? karena إذا itu ada beberapa macam, berikut ini uraian penjelasannya

2. Macam-macam إذا

إذا itu terbagi kepada dua kelompok :

  • إذا Zharfiyyah
  • إذا Fujaa’iyah

– إذا Zharfiyyah

إذا Zharfiyyah adalah isim yang mengandung makna zharaf zaman lil Mustaqbal (untuk menunjukkan waktu yang akan datang).

إذا Zharfiyyah terbagi dua macam, yaitu :

  • إذا Zharfiyyah Syarthiyyah ialah إذا yang mengandung makna waktu yang akan datang dan kebanyakan diikuti oleh fi’il Madhi setelahnya,bisa juga dengan fi’il Mudhari. إذا Zharfiyyah Syarthiyyah memerlukan dua jumlah untuk melengkapinya, jumlah pertama dinamakan Jumlah Syarthiyyah dan jumlah kedua dinamakan Jumlah Jawab Syarath yang biasanya diawali oleh huruf  “Fa”.

Contoh : إذأ قَرَأْتَ القرآن فـَاسْتَعْذْ بِاللهِ

إذا قُمْتُمْ إلى الصلاةِ فـاغْسِلُوْا

Potongan ke-2 ayat di atas diawali oleh إذا dan diikuti masing-masing oleh fi’il Madhi, pada ayat ke-1 fi’il Madhinya “قَرَأْتَ” dan ayat ke-2 fi’il Madhinya “قمْتمْ”, karena diawali oleh إذا maka fi’il Madhi tersebut mengandung makna waktu yang akan datang. Dan arti dari kedua potongan ayat tersebut adalah :

إذأ قَرَأْتَ القرآن فـَاسْتَعْذْ بِاللهِ  Apabila Kamu akan membaca Al-Qur’an maka beristi’adzahlah kepada Allah

إذا قُمْتُمْ إلى الصلاةِ فـاغْسِلُوْا  Apabila kamu akan mendirikan shalat maka cucilah…

  • إذا Zharfiyyah Ghoir Syarthiyyah ialah إذا yang mengandung makna waktu dan tidak membutuhkan jumlah syarath dan jumlah Jawab Syarath, melainkan cukup dengan satu jumlah saja.

contoh :  و الليلِ إذَا سَجَى artinya Demi Malam ketika akan gelap

-إذا Fujaa’iyyah

إذا Fujaa’iyyah ialah sebuah huruf  yang tidak mengandung makna waktu, dan dinamakan Fujaa’iyyah karena ia mengandung makna tiba-tiba , yang sering diartikan dengan terjemahan ” ternyata “, dan sesudahnya harus berupa jumlah  Ismiyyah, karena bila sesudahnya jumlah Fi’liyyah maka ia  bukan إذا Fujaa’iyyah tapi jadi إذا Zharfiyyah

contoh :  جِئْتُ إِلَى المَدْرَسَة فـإذَا النلاميذ يلعبون في الملعب artinya Saya datang ke sekolah lalu ternyata murid-murid sedang bermain di lapangan

و الله أعلم

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s