Kemandirian PKBM Suka Caturtunggal

Kemandirian PKBM Suka Caturtunggal

Dalam Memberdayaan Masyarakat

PKBM merupakan suatu tempat pembelajaran masyarakat yang berfokus pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan non formal yang sesuai dengan kebutuhan belajar dan potensi masyarakat dalam mencapai kemajuan pendidikan, ekonomi, sosial, budaya. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Sunan Kalijaga Caturtunggal yang disngkat dengan PKBM Suka-Caturtunggal. PKBM Suka Caturtunggal adalah sebuah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan masyarakat, khususnya pendampingan pemberdayaan masyarakat warga desa Caturtunggal.

Pada tahun 2003 lahirlah PKBM Suka, yang mana merupakan suatu perwujudan dari prakarsa atas kerjasama, antara Yayasan PP Diponegoro Maguwoharjo melalui Rumah Singgah Diponegoro dengan Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, namun pada tahun 2004 sempat mengalami kefakuman. Sedangkan pada tanggal 12 April 2005 PKBM ini berdiri/bangkit kembali atas kerjasama antara, Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga dengan Pemuda Desa Caturtunggal sehingga namanya menjadi PKBM Suka Caturtunggal. Perkembangan selanjutnya, yang bertepatan pada tanggal 9 Februari 2007 PKBM Suka Caturtunggal berada dibawah naungan “Yayasan YASUKA”.

Sejalan dengan orientasi PKBM, maka PKBM Suka Caturtunggal dapat menjadi tempat pengembangan, perencanaan, pelaksanan, penilaian berbagai program pemerintah dan masyarakat secara terpadu sehingga menjadi lebih berdaya guna dan berhasil guna, tidak terbatas untuk program PNF. Sehingga PKBM Suka Caturtunggal dapat melaksanakan berbagai fungsi diantaranya adalah: menyelenggarakan berbagai jenis dan program PNF, setiap Direktorat dapat memanfaatkannya, jenis PNF yang diselenggarakan kebutuhan masyarakat, setiap instansi pemerintah/swasta dapat memanfaatkan PKBM secara terintegrasi.

Adapun program-program PKBM Suka Caturtunggal antara lain: 1). Program Keaksaraan Fungsional (KF) merupakan bentuk pelayanan Pendidikan Non Formal (PNF) yang merupakan pengembangan dari program pemberantasan buta huruf. Dengan tujuan yaitu untuk meningkatkan keaksaraan dasar warga masyarakat buta aksara (warga belajar) sesuai dengan minat dan kebutuhan hidupnya. Selain itu juga memberikan layanan pelatihan-pelatihan life skill bagi warga belajar. 2). Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang bertujuan untuk mendukung program keasksaraan fungsional sehingga para aksarawan baru (warga belajar yang telah tahu baca, tulis, dan hitung secara sederhana) mendapat layanan bahan bacaan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan keaksarannya sehingga mereka tidak kembali buta aksara. Selain itu TBM juga bertujuan untuk meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat secara umum. Dengan meningkatnya minat dan budaya baca diharapkan dapat tumbuh masyarakat yang gemar membaca sebagai prasyarat masyarakat gemar belajar (learning society). 3). Pemberdayaan Usaha Kecil, program pemberdayaan usaha kecil bermaksud yaitu bagi warga belajar yang telah mendapatkan ketrampilan pada saat pembelajaran keaksaraan fungsional dan yang berminat untuk mengembangkan ketrampilan tersebut serta memiliki kemampuan untuk berwirausaha maka PKBM memberikan layanan pemodalan untuk mengembangkan usaha tersebut. 4) Perikanan & peternakan, program perikanan dan peternakan merupakan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di pinggir sungai gajah wong bagi warga atau pemuda-pemuda yang menganggur agar mereka memiliki aktifitas sehari-hari. 5). Pelatihan-pelatihan.

PKBM Suka Caturtunggal merupakan mitra pemerintah yang berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat dari berbagai kalangan. Namun selama ini PKBM Suka Caturtunggal berusaha agar lembaga hidup tanpa tergantung pada pemerintah. Artinya bahwa hidup matinya suatu lembaga bukan karena pemerintah, sehingga jika pemerintah tidak lagi menjadi mitra maka lembaga masih tetap eksis. Untuk menggerakkan lembaga tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi kita membutuhkan semangat kerja yang tinggi, keuletan, sabar tetapi harus tetap berusaha, dan kita harus mempunyai tujuan bahwa lembaga bukan mengejar profit.

Salah satu indikator keberhasilan dari kemandirian PKBM Suka Caturtunggal yaitu lembaga telah membangun gedung yang diberi mana “Cakruk Pintar”. Pembangunan gedung ini seluas 4×8 meter dengan dua lantai namun baru satu lantai yang baru selesai, yang mana gedung ini dimanfaatkan untuk proses belajar masyarakat atau untuk beraktifitas kegiatan-kegiatan masyarakat. Sebelum ada gedung tersebut setiap ada kegiatan selalu bertempat dirumah-rumah warga. Namun dengan adanya gedung tersebut semua kegiatan berpusat di Cakruk Pintar. Dan warga menjadi lebih dekat dengan aktifitas-aktifitas yang ada di PKBM Suka Caturtunggal. Pembangunan gedung ini merupakan hasil dari dana abadi setiap program-program yang ada di lembaga dan juga swadaya masyarakat sekitar. Selain itu, selama tiga tahun terakhir ini PKBM Suka Caturtunggal telah melakukan program keaksaraan fungsional yang mana telah membantu menuntaskan 100 warga buta aksara yang ada di desa Caturtunggal Yogyakarta.

Dengan adanya mengikutinya pelatihan NGO MCP banyak hal yang harus lembaga ini benahi, salah satunya yaitu berkaitan dengan funraising. PKBM Suka Caturtunggal dalam penggalian dana/funding baru pada tingkat lokal. Artinya lembaga ini belum pernah bermitra dengan instansi tingkat nasional/internasional selain Cocacala dan McD di wilayah Yogyakarta. Hal ini disebabkan kurangnya akses informasi tentang instansi-instan/NGO nasinal maupun internasional. Namun setelah mengikuti pelatihan banyak sekali informasi Instansi/NGO yang memiliki visi dan misi yang sama serta saat ini akan berusaha untuk bermitra dengan mereka ketika akan mengadakan program.[]

Oleh: Siti Solechah,

Mahasiswa program pascasarjana

Konsentrasi Social Work

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s