SOSIOLOGI PERKAWINAN

 

SOSIOLOGI PERKAWINAN

 

 

Pernikahan

 

menurut Landis (1975)

Institusi Sosial yang merupakan landasan yang mendasar dari kehidupan kemanusiaan. Dua individu dengan jenis kelamin yang berbeda saling tertarik melalui kekuatan instink yang mesterius, saling mencintai dan komitmen dengan bebas dan total, pada masing-masing untuk membentuk unit kreatif yang dinamis, komunitas mikro yang disebut keluarga

 

KEPUASAN PERKAWINAN

 

RUANG TIDUR ( KUNCI UTAMA )

RUANG MAKAN

RUANG TAMU

RUANG KERJA

Wanita adalah bintang dan pelita bagi pria.

Tanpa pelita, pria bermalam dalam kegelapan.

 

 

Fungsi perkawinan

 

 

  1. Menyempurnakan ketaatan terhadap perintah agama- sakral-bagian ibadah- menyempuranakan setengah agama
  2. Merasa telah melaksanakan sesuatu bagian dari kehidupan. Orang yang sudah menikah –status sosial lebih tinggi.
  3. Fungsi legalitas untuk status pengakuan bagi anak-anaknya
  4. Fitroh- biologis- kebutuhan seksual
  5. Manusia : homo homoni socius

Wanita bisa memaafkan satu pengkhianatan suaminya,

tetapi tidak bisa melupakannya

Hubungan Seksual harus ada

Pendahuluan -  Penutup

 

“Seseorang di antara kamu janganlah sekali-kali menyenggamai /menggauli istri seperti seekor hewan bersenggama, tetapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan /pemanasan.” Lalu ada yang bertanya “ Apakah perantaraan itu ?. Rasulullah bersabda : “ yaitu ciuman dan ucapan (romantis) (HR. Bukhari dan Muslim).

Apabila Anda memperoleh pangkal kenikmatan,

janganlah Anda menghilangkan ujungnya

karena hal itu merupakan tanda tidak bersyukur

 

HUBUNGAN SEKSUAL- PAHALA

 

 

Artinya : Bersetubuh ( dengan istri) itu menghasilkan pahala. Seorang bertanya : Ya Rasulullah, apakah orang yang memuaskan syahwatnya mendapat pahala juga? Rasul menjawab : Bagaimana pendapatmu jika dia puaskan nafsunya dengan berzina( haram) , berdosakah dia? Orang itu menjawab: “ Benar, berdosa orang itu” . Mendengar jawaban itu Rasul bersabda : Demikian pula halnya bila dia melepaskan syahwatnya dengan jalan halal, dia mendapat pahala” ( H.R. Bukhari dan Muslim)

Cinta tidak memerlukan musyawarah

 

PERUBAHAN SIKAP & PERILAKU MASA PUBER

 

Inkoordinasi – kikuk-janggal

Bosan

Hilangnya kepercayaan diri

Terlalu sederhana

Emosi Yang Meninggi

Antagonisme Sosial- membantah, menentang, sulit diatur

Akibat : Suka menyendiri, Hilang kepercayaan diri

 

RUMUS SEKSUAL SESUAI UMUR

 

KEPALA 2 : BAYANGAN HIDUP

KEPALA 3 : PANDANGAN HIDUP

KEPALA 4 : PEGANGAN HIDUP

KEPALA 5 : PERJUANGAN HIDUP

KEPALA 6 : SUKAR HIDUP

KEPALA 7 : KENANGAN HIDUP

KEPALA 8 : RIWAYAT HIDUP

Sirnalah kebahagiaan seorang wanita

jika ia tidak mampu menjadikan suaminya kawan yang termulia.

MUKMIN KUAT LEBIH BAIK

Orang yang tidak pernah merasakan pahitnya kemiskinan ,

tidak akan merasakan lezatnya kekayaan.

Motivasi menikah

1. Memenuhi kebutuhan keuangan : janda anak banyak, wanita lajang bekerja

2. Hanya menjadi ibu, tanpa bayangan sebagai istri

3. Menghindari kesendirian.

4. Penyaluran Kebutuhan seksual

5. Mengobati kekecewaan : pernikahan respons terhadap pasangan terdahulu.

6. Pemberontakan.: pertentangan dengan orang tua yang tidak setuju, meningkatkan romantisme pasangan.

7. Pelarian dari kondisi rumah yang menekan dan tidak nyaman.

8. Ketertarikan fisik: kecantikan dan ketampanan berubah sesuai pertambahan usia

9. Rasa kasihan dan kewajiban.

10. Tekanan sosial : orang tua cemas anaknya belum menikah

Motivasi adalah energi yang menggerakkan dan mengarahkan tingkah laku anda. Motivasi adalah niat yang mewarnai dan menjiwai setiap tingkah laku seseorang.

Motivasi adalah alasan bagi anda memasuki pernikahan..

Motivasi Agama : bukan lamanya belajar agama, bukan luasnya pengetahuan agama, tetapi kepribadian yang agamis. Agama yang terinternalisasi membuat kepribadian yang lebih terintegrasi dan berperan dalam pernikahan.

Camkan kata-kata ini :

Individu yang memiliki keyakinan yang diamalkan dalam kehidupannya, akan membuatnya menjadi pasangan yang baik. Dia tidak akan mempertentangkan hal-hal yang tidak esensial, tetapi lebih memilih memahami cara pandang orang lain. Dia akan menunjukkan kemauan untuk berkompromi demi keharmonisan. Dia akan menghargai kepribadian pasangannya. Dia akan membangun kepercayaan diri dan keyakinan diri pasangannya daripada menghancurkannya. Inner securitenya akan jadi sumber kekuatan yang akan menghadang setiap masalah keluarga. Dia akan mempertahankan pandangan hidup dan nilai-nilainya. Jadi ketika masalah datang, tidak terpecah belah, tapi makin bersatu.

FASE PERKEMBANGAN  NAFSU SEKS

FASE ORAL –MULUT merasakan nikmat (0-1th)

FASE ANAL- anus ( 1½ -2th) senang kencing buang air besar

FASE FALLIK- PENIS (3-6 th)

FASE LATEN- TERSEMBUNYI (6-12 th)

FASE GENITAL ( mulai 9-12 th,16 )

Fungsi relasi seksual

REKREASI – MENYALURKAN NALURI SEKSUAL

PROKREASI- MENYAMBUNG KETURUNAN

Kesenangan seksual :

Laki-laki mulai mimpi basah- perlu wanita

Wanita setelah digauli beberapa kali

PENYIMPANGAN SEKSUAL

MASTURBASI (UMUR 13-20 th) dominan pria, belum menikah, janda, pengasingan

HOMOSEKSUAL – wanita- lesbi = praederastia- sodomi- liwath

PERZINAAN-SEKS BEBAS

RELASI SEKSUAL ABNORMAL:

1. CARA ABNORMAL

2. PARTNER SEKSUAL YANG ABNORMAL

3. DERAJAT KEKUATAN HUBUNGAN

CARA ABNORMAL  DARI PEMUASAN SEKSUAL

SADISME – PEMUASAN MENYIKSA PASANGAN

MASOCHISME – PUAS BILA DISIKSA

EXHIBITIONISME – PUAS MEMPERLIHATKAN ALAT KELAMIN

SCOPTOPHILIA- PUAS MELIHAT HUBUNGAN SEKSUAL

VOYEURISME –PUAS MELIHAT ORANG TELANJANG

PENDIDIKAN DALAM KANDUNGAN

MENJAUHKAN DIRI DARI HAL-HAL YANG KURANG BAIK& DILARANG AGAMA ISLAM

TEKUN MELAKUKAN SHALAT, BACA AL-QUR’AN

MENGHINDARKAN DIRI DARI MEMBUNUH /MENYIKSA BINATANG

SIKAP SABAR, MENAHAN MARAH, KASIH SAYANG

PENDIDIKAN SETELAH USIA DUA TAHUN

DILATIH UNTUK SELALU BERDOA KETIKA AKAN DAN SETELAH MAKAN/MINUM

MEMBERI SALAM KETIKA MASUK KE RUMAH

KETELADANAN ORANG TUA

MENGASUH ANAK SEBAIK-BAIKNYA

HORMAT KEDUA ORANG TUA

EMPAT MODEL SUAMI ISTRI

1. SUAMI : IMAN / BAIK – ISTRI : KAFIR/BURUK

2. SUAMI : KAFIR / BURUK – ISTRI : IMAN/BAIK

3. SUAMI & ISTRI : sama-sama KAFIR / BURUK

4. SUAMI & ISTRI : sama-sama IMAN / BAIK

Wahilah istri N. Nuh AS : menuduh gila dan Wa’ilah istri N. Luth AS mengajarkan yang tidak sopan padahal di bawah asuhan Rasul : S. Attahrim : 10

Siti Asiah binti Muzahim istri Fir’aun (74 x) S. Attahrim : 11

Abu Lahab dan istrinya (Arwa binti Harb alias Ummu Jamil)

N. Muhammad SAW dengan Siti ‘Aisyah RA

KELEBIHAN SITI ‘AISYAH

Aisyah RA berkata : “Aku diberi oleh Allah 9 perkara yang tidak diberikan kepada wanita lain yaitu:

1. Jibril turun dengan membawa potretku pada tapak tangannya ketika mendatangi Rasulullah dan menyuruhnya untuk mengawini aku.

2. Nabi SAW mengawini aku yang masih gadis dan tidak ada wanita lain yang dikawini dalam keadaan gadis.

3. Nabi SAW wafat dengan kepala beliau dipangkuanku.

4. Nabi SAW dimakamkan di rumahku.

5. Sering datang wahyu kepada Nabi dan aku sedang berselimut diranjangku.

6. Aku putri khalifah dan kawan Rasulullah.

7. Pembebasanku dari tuduhan yang keji turun dari langit. (S. Annuur : 10-11)

8. Aku diciptakan baik dalam keluarga yang baik dan untuk orang yang baik.

9. Aku dijanjikan oleh Allah pengampunan dan rizki yang mulia (syurga)

KEDUDUKAN ANAK DALAM KELUARGA

1. MATA RANTAI PROSES PELANJUT keberadaan manusia, penerus, penyambung keturunan yang baik, yang menyenangkan dan menenangkan hati.

2. PERHIASAN KEHIDUPAN DUNIA

dan perhiasan rumah tangga/keluarga. Allah SWT berfirman pada S. AlKahfi: 46 :

Harta dan anak adalah perhiasan kehidupan dunia”

3. COBAAN & UJIAN firman Allah :

Sesungguhnya harta dan anak-anakmu adalah fitnah/cobaan” (S. Attaghabun: 15)

4. BUAH HATI DAN BELAHAN JIWA

5. PENGIKAT HUBUNGAN SUAMI ISTRI dan keluarga.

6. BUKTI KESUBURAN

7. MASA DEPAN ORANG TUA

Panca Dharma Wanita

1. Wanita sebagai pendamping suami yang setia

2. Wanita sebagai pengurus rumah tangga

3. Wanita sebagai penerus keturunan bangsa

4. Wanita sebagai pendidik & pembimbing anak

5. Wanita sebagai anggota masyarakat

TUGAS ISTRI ITU BERAT  TAPI MULIA, JAM KERJA ISTRI:

Mulai terbit matahari sampai  terbenamnya mata suami

BANGKITKAN SEMANGAT PERSATUAN  & KESATUAN BANGSA INDONESIA

Janganlah kita mudah diadu domba, karena kita memang bukan domba.

Janganlah kita mudah dipecah belah, karena kita bukan gelas dan piring

Janganlah kita mudah terbakar, karena kita bukan sampah

Janganlah kita mudah terpancing, karena kita bukan ikan

ISTRI SAWAH LADANG BAGI SUAMI

uMETODE, GAYA, CARA : BEBAS

uLARANGAN

uAMAN

uDALAM KEADAAN DARURAT : LEWAT TROTOAR – ISTIMTA’ –BERSENANG-SENANG

DARI BELAKANG MASUK DEPAN (S. Al-Baqarah:223)

SODOMI – DUBUR

EMOSI YANG MEMBUAT LELAH

1. BOSAN

2. BENCI

3. DENDAM

4. RASA TIDAK DISUKAI/DIHARGAI

5. TERGESA-GESA

6. CEMAS

Dimana ada harapan, di situ ada gairah/semangat

Dimana ada gairah, di situ ada energi.

MULAILAH DENGAN SEOLAH-OLAH ANDA SUKA, BERANI, IKHLAS

CIRI-CIRI SEHAT MENTAL

1. RESPECT/MENGHARGAI ORANG LAIN

2. FLEXIBLE & ADAPTABLE

3. MAMPU MENGAMBIL MANFAAT DARI SITUASI & KONDISI YANG DIHADAPINYA

4. MENGETAHUI KEKURANGAN & KELEBIHAN DIRI SENDIRI

5. AKTIF & PRODUKTIF : MAMPU MEMENUHI KEINGINAN & MAMPU MELAYANI ORANG LAIN

KAWIN BARU

uBARU KAWIN – LAGI

uISTRI SELESAI HAID

uSETELAH BEPERGIAN LAMA

uHABIS CEK-COK DENGAN ISTRI

uISTRI SELESAI NIFAS/BERSALIN

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s