BEBERAPA HUKUM NIKAH

BEBERAPA HUKUM NIKAH

 

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله الذى نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ ب الله من شرورانفسنا ومن سيئات اعمالنا من يهدى الله فلا مضلّ له ومن يضلل فلا هادي له اشهد ان لااله الاّ الله و حد ه لا شريك له واشهد انّ محمّدا عبده ورسوله اللهمّ صلّ وسلّم وبارك عل سيّد نا محمّد واله وصحبه ا جمعين امّا بعد فيا ايّها الحا ضرون اتّقوا الله حقّ تقا ته ولا تمو تنّ الاّ وانتم مسلمون

قال على ومن اياته ان خلقلكم مّن انفسكم ازوا جالّتسكنوا اليه وجعل بينكم مودّعك ورحمه انّ فى ذلك لآاية لقوميّتفكرون

وقل الله تعلى فيه القران وعاشروهنّ ب المعروف وقل الله تعلى ايضا يااليهنّاس اتّقوا رباّ قم اّلذى خلقلكم مّن انفس وا حده وخلق منها زوجهاوبثّ منهما رجال كثيرونشآء

Assalamu’alaikum wr.wb.,

 

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan taufiq dan hidayahNya kepada kita, terutama kepada calon pengatin berdua, mudah-mudahan selalu dikaruniakan kesehatan dan keberkahan yang berlimpah. Shalawat dan salam mudah-mudahan tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta para keluarga dan sahabatnya termasuk kita semuanya yang ada di tempat ini. Amien.

 

Saudara-saudara yang berbahagia,

 

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa keterangan mengenai hukum nikah, dengan harapan dapat menjadi tambahan pengetahuan tentang Hukum Munakahat terutama kepada calon mempelai berdua.

HUKUM NIKAH

Hukum Nikah dilihat dari sebabnya ada 3 :

1. Haram 2. Makruh 3. Halal

 

I. Nikah yang diharamkan disebabkan 4 hal :

1. Secara Materiil memang haram, yaitu :

 

a. Karena hubungan Nasab, yaitu 1. Ibu kandung, 2. anak perampuan, 3. saudara perempuan kandung, 4. saudara perempuan ibu, 5. saudara perempuan bapak, 6. anak perempuan saudara laki-laki dan 7. anak perempuan saudara laki-laki.

b. Sebab persusuan yaitu :

sebab hubungan nasab (7 orang di atas)

sebab hubungan persemendaan (perkawinan) seperti menikahi istrinya bapak, istrinya anak laki-laki, suaminya anak perempuan dan suaminya ibu.

 

2. Sebab berkumpul / Menikahi dua orang atau lebih, yaitu dalam hal :

 

2.1. Seorang perempuan dengan :

a. ibunya.

b. saudara perempuannya.

c. saudara perempuan dari bapak.

d. saudara perempuan dari ibu.

2.2. antara 2 orang budak perempuan sedang suami merdeka.

2.3. menikahi perempuan lebih dari 4 orang.

2.4. menikahi lebih dari 2 orang untuk budak.

2.5. menikahi 2 orang laki-laki untuk seorang perempuan.

3. Sebab syubhatnya perempuan yang mahrom dengan orang lain dalam lingkungan terbatas.

 

4. Sebab akad.

 

4.1. Nikah Syighor (Nikah tukar menukar), sebagaimana dalam contoh : Engkau kunikahkan dengan anak perempuanku dengan syarat engkau menikahkanku dengan anak perempuanmu, dan akad seperti ini adalah sebagai mahar satu sama yang lain.

4.2. Nikah Mut’ah

Nikah dengan akad temporer (waktu tertentu).

4.3. Nikah dalam keadaan ihrom

4.4. Menikah dengan dua orang wali untuk seorang perempuan.

4.5. Menikahi seorang perempuan yang masih dalam waktu iddah (masa tunggu)

4.6. Nikah Mustabro’ah : Masa tunggu yang tidak mungkin kawin untuk budak)

4.7. Menikahi perempuan yang diragukan kehamilannya.

4.8. Menikahi perempuan kafir, selain ahli kitab dan budak perempuan yang sudah dimiliki dan dinikahi orang.

 

II. Nikah Makruh, yaitu :

  1. Menikahi perempuan yang masih dalam pinangan orang lain yang jawabannya masih dengan sindiran. (tidak jelas)
  2. Nikah Muhallil (Menyela nikahi perempuan yang sudah ditalaq bain sughro yang niyatnya agar bisa dinikahi lagi oleh mantan suaminya yang telah mentalak 3 kali) apabila tidak disyaratkan dalam akad apa yang dimaksudkan. (apabila disyaratkan dalam akad maka nikahnya batal)
  3. Nikah dengan niat menipu.

III. Nikah Halal : semua nikah yang sah.

Sumber / maroji’ :

Tuhfatuth-Tullab/ syarah Tahrir, karya Syekh Zakaria Al Anshori

Demikianlah keterangan yang dapat kami sampakan pada kesempatan khutbah nikah ini semoga pengatin berdua diberikan kehidupan yang bahagia, sakinah mawadah dan rahmah dalam lindungan Allah SWT.

 

 

 

 

Iklan

6 Comments

  1. asslmkum wr. wb.
    yth Pak Sururudin

    saya mau menikahi cucu dari saudari perempuan ibu saya
    apakah dalam syriah islam di perbolehkan?

  2. Assalammualaikum wr wb
    Sy ingin brtanya tentang apa hukum nya menikahi adik perempuan ibu…
    Mhon pencrahannya…

    1. Adik perempuan ibu (saudara-saudara ibumu yang perempuan) termasuk yang haram untuk dinikahi sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat 23

      23. diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan[281]; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), Maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

      [281] Maksud ibu di sini ialah ibu, nenek dan seterusnya ke atas. dan yang dimaksud dengan anak perempuan ialah anak perempuan, cucu perempuan dan seterusnya ke bawah, demikian juga yang lain-lainnya. sedang yang dimaksud dengan anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu, menurut jumhur ulama Termasuk juga anak tiri yang tidak dalam pemeliharaannya.

    1. sdr Aditya@wa’alaikumus salam,
      Adik perempuan ibu (saudara-saudara ibumu yang perempuan) termasuk yang haram untuk dinikahi sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat An-Nisa’ ayat 23, baik beda bapak, ataupun beda ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s