UPAYA MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH

UPAYA MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH

 

 

الحمد لله الذى نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ ب الله من شرورانفسنا ومن سيئات اعمالنا من يهدى الله فلا مضلّ له ومن يضلل فلا هادي له اشهد ان لااله الاّ الله و حد ه لا شريك له واشهد انّ محمّدا عبده ورسوله اللهمّ صلّ وسلّم وبارك عل سيّد نا محمّد واله وصحبه ا جمعين امّا بعد فيا ايّها الحا ضرون اتّقوا الله حقّ تقا ته ولا تمو تنّ الاّ وانتم مسلمون

قال على ومن اياته ان خلقلكم مّن انفسكم ازوا جالّتسكنوا اليه وجعل بينكم مودّعك ورحمه انّ فى ذلك لآاية لقوميّتفكرون

وقل الله تعلى فيه القران وعاشروهنّ ب المعروف وقل الله تعلى ايضا يااليهنّاس اتّقوا رباّ قم اّلذى خلقلكم مّن انفس وا حده وخلق منها زوجهاوبثّ منهما رجال كثيرونشآء و

Assalamu’alaikum wr.wb.,

 

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan taufiq dan hidayahNya kepada kita, terutama kepada calon pengatin berdua, mudah-mudahan selalu dikaruniakan kesehatan dan keberkahan yang berlimpah. Shalawat dan salam mudah-mudahan tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta para keluarga dan sahabatnya termasuk kita semuanya yang ada di tempat ini. Amien.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Setelah kita mengetahui dan memahami tentang hak dan kewajiban suami isteri, hendaklah kita berupaya mewujudkan keluarga yang sakinah. Berikut akan kami sampaikan beberapa upaya agar keluarga yang kita bina dapat mewujudkan cita-cita keluarga yang sakinah. Upaya-upaya tersebut antara lain :

1. Hendaknya masing-masing pasangan berupaya mewujudkan keharmonisan hubungan antara suami isteri.

2. Tiap-tiap pasangan hendaknya mampu mengadakan hubungan yang baik dengan lingkungannya.

3. Hendaklah mampu melaksanakan pembinaan terhadap kesejahteraan keluarganya.

4. Harus mempu membina kehidupan beragama dalam keluarganya.

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa uraian mengenai upaya-upaya tersebut agar anda berdua lebih memahaminya.

A. Mewujudkan harmonisasi dalam keluarga.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam upaya mewujudkan harmonisasi hubungan suami isteri adalah :

· Adanya saling pengertian.

Diantara suami isteri hendaknya saling memahami dan mengerti tentang keadaan masing-masing , baik fisik maupun jiwa atau mentalnya. Karena baik laki-laki maupun wanita diberikan kelebihan maupun kekurangannya masing-masing; untuk itu perlu adanya pengertian atas adanya kelebihan maupun kekurangan diantara pasangannya masing-masing.

· Saling menerima kenyataan

Suami isteri hendaknya sadar bahwa jodoh, rezeki dan mati adalah dalam kekuasaan Allah SWT., dengan tetap selalu berusaha dan tawwakal dimana hasil dari usaha, kita pasrahkan kepadaNya dengan dasar selalu ikhlas dan sabar.

· Saling melakukan penyesuaian diri

Setiap pasangan harus bisa saling melengkapi akan kelemahan dan kekurangan pasangannya disamping juga bersedia mengakui kelebihan yang ada pada pasangannya.

· Dapat memupuk rasa cinta dalam keluarga.

Kebahagiaan adalah segala sesuatu yang dapat mendatangkan ketentraman, keamanan dan kedamaian serta segala sesuatu yang bersifat pemenuhan keperluan mental spiritual manusia. Untuk dapat mencapai kebahagiaan keluarga hendaknya antara suami isteri senantiasa berupaya memupuk rasa cinta dengan saling menyayangi dan saling menghormati serta saling harga menghargai dan penuh keterbukaan.

· Senantiasa melaksanakan asas musyawarah.

Dalam keluarga pasti syarat dengan berbagai masalah dan problem. Dalam mengatasinya perlu adanya keterbukaan dan musyawarah dalam keluarga.

Hal ini antara suami isteri dituntut agar saling terbuka dan lapang dada, jujur, mau menerima dan memberi serta menghindari sikap mau menang sendiri.

B. Membina hubungan keluarga dengan lingkungannya.

Hidup berkeluarga tidaklah dapat terlepas dari pergaulan masyarakat luas, termasuk terhadap tetangga sekitar. Tidak sedikit kewajiban bermasyarakat yang harus kita penuhi ketika kita sudah berkeluarga. Dalam pergaulan bermasyarakat kita tidak dapat hidup tanpa interaksi mereka. Dalam kehidupan ini pergaulan dengan sesama mutlak diperlukan karena dalam kehidupan ini kita harus saling membantu dan menolong satu sama lain serta selalu menyambung tali persaudaraan dengan lingkungan tetangga dan masyarakat.

 

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa’ : 1

وتقواالله اّلذي تسآء لون به والا رحام

Artinya : “ Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan peliharalah hubungan silaturahiim”

C. Melaksanakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga.

Dalam membina kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga ada beberapa upaya yang dapat dilakukan, antara lain dengan melaksanakan program Keluarga Berencana, Usaha Pemenuhan dan Perbaikan Gizi Keluarga, Imunisasi dan menjaga kesehatan keluarga serta Membina Kehidupan Beragama dalam Keluarga.

Wassalamu’alaikum wr.wb

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s