MITOS SEPUTAR MALAM PERTAMA

MITOS SEPUTAR MALAM PERTAMA

TAK SELALU HARUS KELUAR DARAH

 

Malam pertama masih menjadi bahan pembicaraan menarik di masyarakat, bahkan, sebagian besar masih menganggap malam pertama sebagai patokan apakah wanita masih perawan atau tidak. Bagaimana yang benar ?

Pentingkah darah pada malam pertama (MP)”Darah pada MP berasal dari selaput dara yang robek saat senggama.Ada tidaknya darah pada MP sebenarnya bukan patokan bahwa pasangan wanita sudah tidak virgin (perawan)lagi,” itu kata Dr,dr.Akmal Taher, Sp.B, Sp.U dari departemen Urologi FKUI-RSCM. Pasalnya, tidak semua selaput dara dapat koyak dan mengeluarkan darah dengan segera.”Ada jenis selaput dara yang sifatnya kaku.Selaput dara jenis ini ada kemungkinan tidak akan berdarah padamalam pertama, kedua atau malah beberapa minggu, “ jelas akmal.

Bahkan, ada wanita yang sejak lahir memang tidak mempunyai selaput dara. Biasanya selaput dara yang tidak elastis akan koyak dan berdarah betulan setelah melahirkan anak.”Selain karena jenisnya, selaput dara juga dapat robek karena factor non medis seperti kecelakaan, naik kuda, bersepeda, lompat tinggi, senam, atau masuknya jari atau alat pada saat pemeriksaan dokter. Jadi soal darah pada MP sebaiknya secara bijak diketahui oleh kedua pasangan,” lanjut akmal.

Tujuannya agar pasangan bias saling memahami.”Ada wanita yang memang sejak lahir tidak punya sel darah.Jadi, jangan lagi banyak berharap ada darah pada malam pertama,” wanita terkadang juga tidak punya pengetahuan tentang hal tersebut,”sehingga langsung berkesimpulan bahwa dirinyalah yang bersalah.Nah, seharusnya itu tidak perlu terjadi.”

Pada beberapa keadaan, wanita mengalami senggama tapi selaput darahnya tetap utuh.”Dengan demikian, tidak perlu dikaitkan lagi dengan MP.Tidak ada keharusan mengweluarkan darah atau tidak pada MP.Darah bukan lagi menjadi ukuran seorang wanita itu perawan atau tidak.”

 

EJAKULASI DINI ITU BIASA

Banyak mitos yang salah perihal malam pertama.Apa saja dan bagaimana yang seharusnya ?

1.Membayangkan MP seperti yang ada dibuku atau komik

Ini salah, karena data di buku atau komik itu belum tentu kebenarannya.Data yang diberikan di buku atau komikpun biasanya tidak jelas.”Sebenarnya presentase orang yang mengalami apa yang digambarkan dalam buku-buku tentang MP itu mungkin sedikit, namun itu kemudian jadi peristiwa yang luar biasa dan dimasukkan ke majalah, sehingga pembaca menanggapinya dengan serius dan menganggapnya sebagai sesuatu yang mestinya memang begitu.”

2. Merasa gagal jika tidak bisa memperoleh kepuasan di MP

Ini tentu tidak benar, seharusnya pasangan beranggapan bahwa tidak diperolehnya kenikmatan seperti yang dibayangkan di MP adalah soal biasa.

3. Ejakulasi pertanda kegagalan MP

Sebetulnya persoalan ejakulasi dini merupakan hal biasa, apalagi bagi pasangan yang sangat tidak berpengalaman.Ejakulasi dini menyangkut masalah control dini terhadap badan dan pikiran.Agar tidak memperoleh apa yang tidak dinginkan dan dapat bertahan lama, untuk urusan ini sebenarnya bisa dilatih.

Tak ada salahnya pasangan melakukan konseling seks sebelum menikah.Paling tidak pasangan memiliki pengetahuan minimal tentang seksualitas , sehingga persepsi atau pengetahuan tentang seksualitas yang salah bias dihindari.”Diskusi tentang seks juga akan menjaga orang tidak melakukan pernikahan senggama pranikah,” ujat akmal.Mitos MP berpotensi merusak kebahagiaan, oleh karena itu diperlukan pengetahuan untuk bias menikmati MP.

 

TAKUT TAK LULUS TES

Apa yang dialami wanita menghadapi MP?

1.Tegang

Kekhawatiran ini muncul akibat informasi dari bacaan yang salah dan tidak akurat.Biasanya , setelah membaca cerita tentang MP yang mengatakan sakit dan ada pendarahan pada vagina, wanita akan membayangkannya terus.Sebetulnya tak perlu risau dan takut, hadapilah MP dengan perasaan tenang dan santai.

 

2.Takut tak lulus “tes keperawanan”

Hal ini dikarenakan takut akan sangkaan pasangannya nanti.Sebenarnya, kegelisahan itu tidak sepenuhnya beralasan.Istilah di dunia barat, tempat tidur pengantin pada malam pertama hanya sebagai dasar untuk memberikan kasih saying, cinta, ikatan menyenangkan, kehangatan, dan kedekatan.Yang terjadi, karena ketakutan, maka MP lantas dianggap sebagai laboratorium tempat tes keperawanan.

 

NYERI SAAT SENGGAMA

Wanita biasanya akan mengalami nyeri saat melakukan senggama pada MP.Penyebabnya banyak, bisa karena factor komunikasi , rasa tidak percaya, ketidaktahuan tentang masalah seksual, tidak cukup merangsang, infeksi local yang tidak diadari, lubrikasi yang tidak cukup, atau vaginismus.

Nah, untuk menghilangkan rasa nyeri terbut, yang harus diperhatikan antara lain :

 

  • Komunikasi yang baik

Senggama untuk pertama kali memang tidak mudah.Harusnya, setiap pasangan saling berkomunikasi, jangan malu. Beri tahu pasangan, apa saja yang ia rasakan.Di Indonesia, soal kumunikasi menjadi hal yang paling bermasalah,” papar akmal.

Yang terjadi, justru sangat kontras dengan keadaan sebenarnya di masyarakat. Contohnya, dikantor, banyak orang (laki-laki atau perempuan) membicarakan soal kemaluan dan cerita jorok tanpa sungkan, tapi saat bersama istrinya, membicarakan soal seks sepertinya sesuatu yang tabu dan tak pernah dilakukan.”Padahal, seharusnya tak perlu lagi canggung membicarakan soal seks dengan pasangan.”

 

  • Pentingnya pengetahuan tentang seks

 

Setiap pasangan harus tahu bahwa rasa nyeri mungkin terjadi karena saat penis mulai masuk ke vagina, selaput dara akan meregang dan mengakibatkan nyeri, dan itu tergantung elastisitasnya.Elastisitas selaput dara tergantung juga dari kebiasaan aktivitas vanita.”Kalau wanitasering berolahraga, vaginanya dengan sendirinya akan secara otomatis cukup elastis, sehingga tidak merasa sakit saat senggama.Tapi ada juga yang kurang elastis sehingga memang merasa sakit.”

 

  • Tidak cukup terangsang

Rasa nyeri juga bisa karena kurangnya perangsangan.Setelah perangsangan cukup, lendir akan keluar di selaput bagian dalam vagina, sehingga membuat licin.Penyebab lain rasa nyeri secara fisik adalah infeksi local yang tidak disadari.”Selain itu, ada pula yang disebut kebasahan yang tidak cukup dan vaginismus atau kontraksi otot vagina.”

 

LAKI-LAKI TAKUT GAGAL

Apa yang ada dibenak laki-laki tentang malam pertama ? sebuah survey menunjukkan hasil yang bervariasi :

1.Takut gagal

Perasaan ini sering menghinggapi lelaki saat menghadapi MP.Takut tak bisa memuaskan pasangan, dan sebagainya.Perasaan ini muncul, karena pengetahuan yang didapat Cuma dari teman, buku, tabloid, atau blue film (BF) yang belum tentu benar.data dari sumber-sumber tersebut sama sekali tidak akurat.

2.Penuh fantasi

Setelah melihat dan membaca, laki-laki membayangkan akan melakukan MP seperti yang ia lihat atau baca di media.Tentu, sangat salah jika pembahasan dan perlakuannya lantas harus seperti apa yang dibaca, dilihat dan ditonton.

 

3.Takut ejakulasi dini

Masalah ini sebenarnya sangat biasa.Pada orang yang sangat tidak berpengalaman, keadaan ini pasti akan dilaluinya.

4.Tak mampu merobek selaput dara

Merobek selaput dara oleh beberapa pihak dianggap merupakan tanda keberhasilan perkawinan, ditandai ada tidaknya darah dari alat kelamin wanita.Ini tidak betul.Jika sejak awal sudah merasa takut, tentu ia tidak akan bisa melakukan itu.

 

5. Harus Minum obat kuat

Konsep ini dilakukan karena laki-laki takut takbisa membuktikan bahwa ia mampu.Yang lebih salah ia merasa bahwa hanya MP yang jadi penentu kehidupan seks selanjutnya.Anggapan bahwa MP merupakan malam yang akan menjadi kenangan memang benar, namun menganggap MP sebagai satu-satunya tujuan perkawinan tentu tak benar.

Jadi, jangan terlalu membesarkan apa yang akan terjadi pada MP.

 

Majalh perkawinan & keluarga No.393/2005 hal : 7-10

Iklan

1 Comment

  1. saya merasa takut dengan yg saya hadapi, sebab calon suami saya menuntut untuk mengeluarkan darah pada saat malam pertama, padahal menurut saya, darah yang tdk keluar dari vagina blm tentu tdk perawan..padahal saya blm prnh melakukan hubungan seks.
    berikan saya solusi yang meyakinkan diri saya agar tdk terjadi hal2 yg tidak diinginkan.

    trimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s