Menbudpar: Pajak Film Asing harus Fair

INILAH.COM, Jakarta – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengharapkan pajak untuk film nasional jangan memberatkan dan pajak film asing harus lebih fair.

Hal itu dikatakannya saat ditemui dalam acara Ecopark di Jakarta, Jumat (4/3). “Pajak harus fair kalau tidak maka film asing akan mati dan bioskok juga akan mati maka pengangguran bertambah. Ini sedang dibahas dengan menteri perekonomian dan menkeu. Jadi nuansa perpajakan tetapi ada nuansa politik perfilman,” katanya.

Wacik mengharapkan pembahasan tersebut dapat menyelesaikan masalah secepatnya. Dia memberi waktu paling tidak dua pekan ke depan sudah ada hasil dengan pembicaraan dari kedua pihak tersebut. “Mereka mau fair ini sedang proses negosiasi nanti kita umumkan,” jelasnya.

Dia menargetkan hasil pembahasan itu akan diumumkan pada hari perfilman. Dalam situasi saat ini Indonesia tetap bisa impor film. Apalagi pihak Hollywood juga tetap ingin mengirim produk ke Indonesia. Soal pajak tidak boleh melanggar aturan yang sudah ada baik nasional maupnn WTO.

“Jadi pada akhir bulan ini diharapkan semuanya beres, maksudnya ada perpajakan tetapi melindungi perfilman nasional sehingga terdorong produksinya dan pintu impor juga tetap terbuka,” paparnya.

Iklan

Tentang Eyang Surur

Peduli semua
Pos ini dipublikasikan di Film. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s