Menyambut Tahun baru 1435 H

Tahun baru 1435 H akan segera datang, banyak agenda acara yang mulai disiapkan di banyak tempat,  mulai dari acara-acara spiritual seperti pengajian hingga even-even kramat 1 syuro. Jika memperhatikan sejarahnya maka  Tahun baru hijriyah harus diwarnai dengan semangat baru untuk melakukan perubahan, sebab tahun baru hijriyah berawal dari semangat hijrah nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya

Kala itu umat Islam di negeri Mekah tidak memperoleh kebebasan untuk melaksanakan ibadah atau melaksanakan keyakinan agama Islam, hingga berujung pada ancaman, gangguan, bahkan penganiayaan dan penyiksaan oleh para pemeluk paganisme atau penyembah berhala.

Sahabat-sahabat nabi banyak yang memperoleh siksaan dan perlakuan tidak manusiawi lainnya hingga banyak yang meninggal, maka Alloh SWT memerintahkan nabinya untuk melakukan hijrah dalam rangka memperoleh kesempatan berdakwah yang lebih luas, dan juga kebebasan melaksanakan ajaran agama Islam.Hijrah ke negeri Habsyi dan ke Yatsrib(medinah) akhirnya terjadi juga. Dan dari kota Madinah almunawarroh inilah cahaya Islam menyinari seluruh dunia, membawa manusia dari kegelapan( tidak mengenal Tuhan) menuju jalan terang benderang dibawah petunjuk Islam yang rahmatal lil ‘alamin membawa kedamaian di seluruh penjuru Jagat raya.

Tahun hijriyah berdasarkan peredaran bulan mengitari bumi atau penanggalan komariyah.Jumlah bulan dalam tahun hijriyah ada 12 bulan yaitu bulan Muharram, safar, Jumadil awal, Jumadil akhir, Rabiul awal, rabiul akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqo’dah, Dzulhijah,Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam surah at taubah ayat 36 bahwa dalam 1 tahun ada 12 bulan.

Memasuki tahun baru umat islam harus banyak evaluasi dan introspeksi diri sebagaimana yang diperintahkan Alloh dalam surah al-Hasyr ayat 9.Dengan evaluasi dan intriospeksi diri, umat islam akan memperoleh kejayaan dan masa depan yang gemilang.

Dan dalam menyambut tahun baru hijriyah, umat islam tidak boleh terjerumus kepada perilaku hura-hura dan perilaku jahiliyah lainnya seperti perbuatan syirik mendatangi tempat-tempat keramat untuk pesugihan dan lain-lainya.Dan yang terbaik jika harus ke alam bebas, maka lakukanlah itu dalam rangka tadabur alam untuk mengenal ciptaan dan sang pencipta Alloh SWT.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada tahun sebelumnya harus diambil hikmah dan pelajaran berharga untuk melangkah menuju ke arah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s